Rabu, 22 Juli 2026

Meeting 4 Unicef

 




Kegiatan

=================

1.1 - 1.4

1.2 - 1.3 , 1.2 2.2 2.2 diadakan 2 kali jawa timur dan jawa tengah

2.1 - 2.2

3.1 - 3.4

4.1 - 4.2


Rekomendasi sekolah dari Cabdin untuk Provinsi Jawa Tengah:

Cabdin XII - SMA Negeri 1 Batang

Cabdin XII - SMA Negeri 1 Bandar Batang

Cabdin II - SMA Negeri 14 Semarang - basis masyarakat nelayan

Cabdin II - SMA Negeri 7 Semarang - basis masyarakat petani

Cabdin II - SMA Negeri 11 Semarang

Cabdin VIII - SMA 2 Magelang

Cabdin VIII - SMA 4 Magelang

Cabdin VIII - SMA 5 Magelang


Panduan

Modul

Dokument Kebijakan

Creating evident


Alur Kegiatan UNICEF 2026

1.1  1.4 prep

1.2 -> 2.1 2.2

1.3 TOT

3.1 - 3-4, 5.1, 2.2

4.1 demoday

4.2 integrasi dan advokasi agar program bisa didukung


Gaming

sep-okt training

nov face 2 face trainer

Senin, 20 Juli 2026

Program Document 1

 







Meeting 4 - Memahami ProgDoc

 





Dalam konteks program UNICEF (termasuk kerja sama dengan pemerintah, NGO, maupun lembaga pelaksana), keempat dokumen tersebut memiliki fungsi yang berbeda namun saling berkaitan.

DokumenTujuanIsi UtamaTahap Penggunaan
Concept Note (CN)Menjelaskan gagasan awal programLatar belakang, permasalahan, tujuan, sasaran, strategi, hasil yang diharapkan, gambaran anggaranTahap inisiasi/pengajuan
Target OutputMenentukan hasil yang harus dicapaiOutput, indikator, baseline, target, means of verification, timeline, penanggung jawabTahap perencanaan dan monitoring
RAB (Budget)Merencanakan kebutuhan biayaRincian aktivitas, volume, satuan, harga satuan, total biaya, sumber pendanaanTahap perencanaan dan implementasi
Programme Document (ProDoc)Dokumen operasional lengkap programDeskripsi program, logframe, teori perubahan, implementasi, tata kelola, M&E, risk management, workplan, anggaran, sustainabilityTahap implementasi dan kontraktual

Hubungan antar dokumen

Secara umum alurnya adalah:

Identifikasi Masalah
        │
        ▼
  Concept Note
        │
        ▼
 Persetujuan Konsep
        │
        ▼
 Programme Design
        │
 ┌──────┼───────────┐
 ▼      ▼           ▼
Target  RAB      Workplan
Output
        │
        ▼
 Programme Document (ProDoc)
        │
        ▼
 Implementasi Program
        │
        ▼
 Monitoring & Evaluation

Penjelasan masing-masing

1. Concept Note

Merupakan ringkasan program yang biasanya 3–10 halaman.

Isinya meliputi:

  • Situasi/permasalahan
  • Justifikasi
  • Tujuan
  • Sasaran
  • Lokasi
  • Strategi pelaksanaan
  • Perkiraan output
  • Estimasi anggaran
  • Mitra pelaksana

Dokumen ini digunakan untuk memperoleh persetujuan awal sebelum menyusun dokumen yang lebih rinci.


2. Target Output

UNICEF sangat berorientasi pada Results-Based Management (RBM).

Target Output biasanya berisi:

  • Output
  • Output Indicator
  • Baseline
  • Target
  • Means of Verification
  • Timeline
  • PIC

Contoh:

OutputIndicatorBaselineTarget
2.1 Digital Skills Training DeliveredJumlah peserta dilatih02.000 peserta
2.2 Facilitator CertifiedJumlah fasilitator0100 fasilitator
2.3 Learning Module DevelopedModul tersediaTidak ada1 modul

Target output kemudian menjadi dasar penyusunan indikator monitoring.


3. RAB

RAB menjelaskan bagaimana dana digunakan untuk menghasilkan output.

Contohnya:

Output 1

  • Workshop
  • Honor narasumber
  • Konsumsi
  • Modul
  • Transport

Output 2

  • Pelatihan
  • Mentor
  • Sertifikasi

Output 3

  • Monitoring
  • Survey
  • Evaluasi

Dengan demikian, setiap biaya dapat ditelusuri ke output yang didukung.


4. Programme Document (ProDoc)

Ini adalah dokumen utama yang paling lengkap.

Umumnya terdiri atas:

  1. Executive Summary
  2. Background
  3. Situation Analysis
  4. Theory of Change
  5. Goal
  6. Outcome
  7. Output
  8. Activities
  9. Results Framework / Logframe
  10. Stakeholder Analysis
  11. Implementation Arrangement
  12. Governance
  13. Risk Analysis
  14. Safeguarding
  15. Gender Equality & GEDSI
  16. Monitoring and Evaluation
  17. Knowledge Management
  18. Sustainability
  19. Workplan
  20. Budget
  21. Annexes

Dokumen ini menjadi acuan resmi pelaksanaan program.


Hubungan logis antar dokumen

Masalah
   │
   ▼
Concept Note
   │
   ▼
Tujuan Program
   │
   ▼
Outcome
   │
   ▼
Output
   │
   ▼
Activities
   │
   ▼
RAB
   │
   ▼
Implementasi
   │
   ▼
Monitoring
   │
   ▼
Evaluation

Jika mengacu pada dokumen UNICEF yang pernah Anda gunakan

Berdasarkan pola dokumen UNICEF yang pernah Anda kerjakan (misalnya program Digital Skills, Skills4Girls, dan program pengembangan kewirausahaan), struktur yang umum digunakan adalah:

  1. Concept Note → menjelaskan mengapa program diperlukan.
  2. Target Output → mendefinisikan hasil yang harus dicapai beserta indikatornya.
  3. RAB → mengalokasikan anggaran untuk setiap aktivitas dan output.
  4. Programme Document (ProDoc) → mengintegrasikan seluruh komponen menjadi dokumen pelaksanaan yang komprehensif.

Keempat dokumen tersebut saling terhubung: Concept Note menjadi dasar penyusunan ProDoc, Target Output menjadi kerangka hasil (results framework) yang dimasukkan ke dalam ProDoc, sedangkan RAB memastikan setiap output dan aktivitas memiliki dukungan pendanaan yang memadai.

Senin, 13 Juli 2026

Meeting 3 - Indikator Kinerja

 




DomainRespondenMetodeLuaran
Identifikasi DasarRemaja, Orang Tua, SekolahSurvei, WawancaraProfil Responden
Akses terhadap Teknologi DigitalRemaja, Orang Tua, SekolahSurvei, WawancaraIndeks Akses Teknologi
Akses terhadap KonektivitasRemaja, Orang Tua, SekolahSurvei, WawancaraIndeks Konektivitas
Pengetahuan & Keterampilan Abad ke-21RemajaSurvei, WawancaraIndeks Keterampilan
Pemberdayaan Diri RemajaRemajaSurvei, Wawancara, FGDIndeks Pemberdayaan
Aspirasi Pendidikan & Dunia KerjaRemajaWawancara, FGDIndeks Aspirasi
Peningkatan Melanjutkan ke Perguruan TinggiSekolahData SekolahTingkat Transisi
Dukungan Sekolah & GuruSekolah, GuruWawancara, FGDIndeks Dukungan Sekolah
Dukungan Orang Tua untuk Pendidikan TinggiOrang Tua/CaregiverWawancara, FGDIndeks Dukungan Keluarga
Dukungan Orang Tua & Komunitas untuk Transisi KerjaOrang Tua/Caregiver, RemajaWawancara, FGDIndeks Dukungan Komunitas


Laporan Baseline dan Endline Program Generasi Terampil (Skills4Girls)

Indikator Penilaian Dampak Berdasarkan Socio-Ecological Model

BAB I. Identifikasi Dasar

Tujuan

Identifikasi dasar bertujuan memperoleh profil awal seluruh responden sebagai dasar analisis karakteristik peserta program dan sebagai acuan dalam mengukur perubahan selama pelaksanaan Program Generasi Terampil (Skills4Girls).

Indikator yang Diukur

  • Nama
  • Jenis kelamin
  • Usia
  • Asal sekolah/institusi
  • Status disabilitas

Sasaran

  • Remaja
  • Orang tua/caregiver
  • Sekolah

Metode Pengumpulan Data

Kuantitatif

  • Survei menggunakan kuesioner digital maupun cetak.

Kualitatif

  • Wawancara mendalam untuk mengidentifikasi karakteristik responden yang mempengaruhi implementasi program.

Output yang Diharapkan

  • Profil lengkap peserta.
  • Sebaran jenis kelamin.
  • Sebaran usia.
  • Sebaran wilayah.
  • Sebaran sekolah.
  • Proporsi peserta disabilitas.

Indikator Analisis

  • Persentase laki-laki dan perempuan.
  • Distribusi umur.
  • Distribusi wilayah.
  • Distribusi sekolah.
  • Persentase peserta disabilitas.

BAB II. Akses terhadap Teknologi Digital

Tujuan

Mengetahui tingkat akses remaja terhadap perangkat digital sebagai sarana pembelajaran, pengembangan keterampilan, dan persiapan karier.

Indikator

  • Kemudahan akses terhadap gadget untuk penggunaan pribadi.
  • Kemudahan akses terhadap gadget untuk mendukung pembelajaran.
  • Kemudahan akses terhadap gadget untuk pengembangan keterampilan dan transisi karier.
  • Penggunaan teknologi digital dalam aktivitas sehari-hari.

Sasaran

  • Remaja
  • Orang tua
  • Sekolah

Metode

Kuantitatif

Survei kepada siswa dan sekolah.

Kualitatif

  • Wawancara
  • Konsultasi
  • In-depth interview kepada orang tua.

Analisis

Analisis dilakukan terhadap:

  • Kepemilikan gadget
  • Frekuensi penggunaan
  • Jenis perangkat
  • Kualitas perangkat
  • Hambatan akses
  • Perbedaan gender dalam kepemilikan gadget

Output

  • Persentase siswa yang memiliki gadget pribadi.
  • Persentase siswa yang menggunakan gadget untuk belajar.
  • Persentase penggunaan gadget untuk pengembangan skill.
  • Perbedaan akses berdasarkan gender.

BAB III. Pengetahuan dan Kecakapan Keterampilan Abad ke-21 dan Keterampilan Lainnya

Tujuan

Mengukur kemampuan siswa dalam keterampilan abad ke-21 sebagai dasar pengembangan kompetensi kerja dan pendidikan tinggi.

Indikator

  • Critical Thinking
  • Creativity
  • Problem Solving
  • Collaboration
  • Communication
  • Digital Skills
  • Literasi Digital
  • Pengetahuan kewirausahaan
  • Persepsi terhadap kewirausahaan
  • Keterampilan lainnya yang relevan

Sasaran

  • Remaja

Metode

Kuantitatif

Survei

Kualitatif

Wawancara

Analisis

Analisis meliputi:

  • Tingkat kemampuan berpikir kritis.
  • Kemampuan menyelesaikan masalah.
  • Kreativitas.
  • Literasi digital.
  • Pengetahuan bisnis.
  • Minat berwirausaha.

Output

  • Skor keterampilan abad ke-21.
  • Skor digital skills.
  • Skor entrepreneurship.
  • Profil kompetensi peserta.

BAB IV. Akses terhadap Konektivitas

Tujuan

Mengidentifikasi kualitas akses internet yang dimiliki peserta sebagai pendukung pembelajaran digital.

Indikator

  • Kemudahan akses internet.
  • Kualitas jaringan.
  • Stabilitas koneksi.
  • Biaya internet.
  • Dukungan orang tua terhadap akses internet.
  • Hambatan berbasis gender.

Sasaran

  • Remaja
  • Orang tua
  • Sekolah

Metode

Kuantitatif

Survei

Kualitatif

  • Wawancara
  • Konsultasi

Analisis

  • Jenis koneksi internet.
  • Kepemilikan paket data.
  • Akses Wi-Fi.
  • Kualitas jaringan.
  • Hambatan penggunaan internet.
  • Perbedaan akses berdasarkan wilayah dan gender.

Output

  • Persentase siswa dengan akses internet stabil.
  • Persentase penggunaan Wi-Fi.
  • Hambatan utama akses internet.

BAB V. Peningkatan Proporsi Siswa yang Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

Tujuan

Mengukur efektivitas program dalam meningkatkan transisi siswa menuju pendidikan tinggi.

Indikator

  • Jumlah lulusan yang melanjutkan kuliah.
  • Persentase penerimaan perguruan tinggi.
  • Jenis perguruan tinggi.
  • Pilihan program studi.
  • Minat pada bidang STEM.

Sasaran

  • Seluruh peserta didik

Metode

Kuantitatif

Pengumpulan data tersentral dari sekolah.

Analisis

  • Persentase melanjutkan kuliah.
  • Persentase diterima PTN.
  • Persentase diterima PTS.
  • Perbandingan sebelum dan sesudah program.

Output

  • Tingkat transisi ke perguruan tinggi.
  • Distribusi jurusan.
  • Distribusi perguruan tinggi.

BAB VI. Dukungan Sekolah dan Guru terhadap Pembelajaran Responsif Gender

Tujuan

Menilai kesiapan sekolah dalam mendukung pembelajaran dan keterampilan yang responsif gender, khususnya pada bidang STEM.

Indikator

  • Gender Responsive Pedagogy
  • Identifikasi hambatan belajar
  • Pendampingan karier
  • Kemitraan dengan industri
  • Dukungan terhadap perempuan pada bidang STEM

Sasaran

  • Sekolah
  • Guru

Metode

Kualitatif

  • Wawancara
  • Focus Group Discussion (FGD)

Analisis

  • Kebijakan sekolah.
  • Kompetensi guru.
  • Praktik pembelajaran.
  • Dukungan karier.
  • Kerjasama industri.

Output

  • Indeks Sekolah Responsif Gender.
  • Profil praktik pembelajaran.
  • Tingkat kesiapan sekolah.

BAB VII. Dukungan Orang Tua terhadap Pendidikan Tinggi dan Bidang STEM

Tujuan

Mengetahui pengaruh dukungan keluarga terhadap keputusan siswa melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya pada program studi STEM.

Indikator

  • Dukungan orang tua.
  • Hambatan ekonomi.
  • Hambatan sosial budaya.
  • Persepsi terhadap pendidikan tinggi.
  • Persepsi terhadap jurusan STEM.
  • Harapan orang tua terhadap masa depan anak.

Sasaran

  • Orang tua
  • Caregiver
  • Remaja

Metode

Kualitatif

  • Wawancara
  • Focus Group Discussion (FGD)

Analisis

Analisis mencakup:

  • Tingkat dukungan orang tua.
  • Faktor ekonomi.
  • Faktor budaya.
  • Perbedaan dukungan kepada anak laki-laki dan perempuan.
  • Persepsi mengenai pendidikan STEM.

Output

  • Indeks Dukungan Orang Tua.
  • Faktor pendorong dan penghambat.
  • Rekomendasi peningkatan partisipasi keluarga.

Penutup

Laporan ini dirancang sebagai kerangka Baseline dan Endline Study Program Generasi Terampil (Skills4Girls) untuk mengukur perubahan pada tingkat individu, keluarga, sekolah, dan lingkungan pendukung berdasarkan Socio-Ecological Model. Hasil analisis setiap domain akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi kebijakan, perbaikan implementasi program, serta strategi replikasi dan perluasan program di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Struktur laporan ini juga dapat dikembangkan menjadi laporan penelitian lengkap dengan bab metodologi, hasil analisis statistik, pembahasan, visualisasi data, serta rekomendasi kebijakan.